Sains & Teknologi

China Diprediksi Akan Memimpin Industri Robot Dunia

China Diprediksi Akan Memimpin Industri Robot Dunia - newslyfe.com

Menurut laporan terbaru ABI Research, saat ini banyak perusahaan di China sedang mencoba meningkatkan industri robot,  industri yang selama ini selalu didominasi oleh Jepang maupun negara Eropa lainnya.

Lian Jye Su, analis utama sekaligus penasehat di ABI Research mengatakan, “Pada tahun 2016 terjadi peningkatan pertumbuhan sebanyak 20 persen di antara empat besar vendor robot di China.”

“Sedangkan rival mereka yang berasal dari Jepang dan Eropa hanya mengalami sedikit peningkatan dalam periode yang sama.” Su menambahkan.

Menurut kabar yang beredar, lonjakan pertumbuhan industri robot di China adalah hasil dorongan pemerintah serta investasi yang kuat dalam penelitian serta pengembangan industri tersebut.

Pada tahun 2013, Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China memperkenalkan Panduan Promosi Pengembangan Industri Robot untuk meningkatkan pengembangan robot di tahun 2020 mendatang.

Sementara itu, saat ini banyak perusahaan robot maupun raksasa internet China yang telah memanfaatkan teknologi robot.

Menurut laporan ABI Research, China diproyeksikan menjadi pasar industri robot terbesar di dunia dengan total robot yang dikirim tahun ini mencapai 134.000.

Kendati demikian, nampaknya perusahaan robot China masih harus bekerja keras agar mampu bersaing dengan pemain lama di pasar internasional seperti India’s GreyOrange, Switzerland’s Buchs-based Swisslog, California’s Fetch Robotics dan Germany’s Magazino.

Terlebih lagi, bardasarkan laporan tersebut, industri robot China masih tertinggal dalam urusan teknologi komponen kunci.

Sang analis mengatakan, “Vendor robot China masih mengambil komponen utama robot dari perusahaan internasional, terutama dari Jepang.”

 

Lian Jye Su menekankan, “Jalannya masih panjang hingga China mampu mengembangkan teknologi robotnya sendiri tanpa memerlukan bantuan dari negara lain.”

“Saya tak mengatakan mustahil bagi China memimpin industri robot dunia, semua hanya masalah waktu saja,” tutup Lian Jye Su.

Sumber: RT

Tinggalkan komentar