Politik

Presiden Iran Meminta Seluruh Negara Muslim Akhiri Hubungan Dengan AS dan Israel

Presiden Iran Meminta Seluruh Negara Muslim Akhiri Hubungan Dengan AS dan Israel - newslyfe.com

Dalam pidatonya di hadapan 67 negara peserta konferensi Organisasi Kerjasama Islam yang diadakan di Istanbul hari Jumat lalu, Presiden Iran Hassan Rouhani meminta seluruh negara Muslim untuk mengakhiri hubungan dengan Israel dan AS.

“Saya meminta seluruh negara Muslim untuk sepenuhnya mengakhiri hubungan bilateral dengan Israel dan kembali meninjau hubungan dagang dan ekonomi negara dengan AS,” ujar Rouhani.

Menurut kantor berita Reuters, pidato Rouhani dalam Konferensi OKI turut disiarkan dalam TV nasional Iran.

Nampaknya, pernyataan Rouhani ini masih berkaitan dengan relokasi kedubes AS ke Yerusalem pada hari Senin pekan lalu.

Di hari yang sama dengan kepindahan kedubes AS, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) melakukan aksi pembantaian terhadap 60 pendemo Palestina. Lebih dari 2.400 pendemo lainnya juga ikut terluka.

Sebagai informasi, hari Senin pekan lalu rakyat Palestina menggelar aksi demo yang dikenal dengan sebutan Great Return March.

Aksi demo ini merupakan bentuk penolakan seluruh rakyat Palestina terhadap relokasi kedubes AS ke kota Yerusalem.

“Penyelenggaraan KTT ini di tengah-tengah kondisi kritis rakyat Palestina jelas mencerminkan kepedulian seluruh negara Islam terhadap masalah Palestina,” ujar Rouhani pada hari Jumat.

“Berbagai tindakan pemerintah AS meliputi penarikan diri secara sepihak dari kesepakatan nuklir Iran dan dengan seenaknya memindahkan kedubes negara ke Yerusalem adalah tindakan sewenang-wenang yang tak bisa diterima negara lainnya di dunia,” tambahnya.

“Hari ini, kami berduka atas tindakan genosida yang dilakukan Israel 70 tahun lalu terhadap seluruh rakyat Palestina. Berduka atas tindakan sewenang-wenang Zionis yang tak menganggap peran komunitas global sekaligus menginjak-injak martabat manusia dan nilai yang ada,” sepenggal pidato Rouhani dalam KTT tersebut.

“banyak ratusan ribu orang tak berdosa di Palestina yang dirampas hak asasi manusianya. Dan yang sangat disayangkan, negara Barat justru mendukung dan membenarkan invasi yang dilakukan Israel di tanah Palestina,” lanjutnya.

Sang presiden Iran menyampaikan pidatonya dengan nada penuh harapan.

Dia berharap pertemuan seluruh negara Islam ini akan membuahkan solusi tepat untuk mengakhiri krisis di Timur Tengah.

Selain itu, Rouhani juga berharap hasil KTT ini dapat segera membantu seluruh rakyat Palestina yang tertekan akibat ulah Israel, khususnya mereka yang berada di wilayah Gaza.

Sumber: Sputnik

Tinggalkan komentar