Dunia Politik

Iran Mengecam Sikap Dunia Internasional Terkait Serangan Anti-Suriah Yang Dilancarkan Israel

Iran Mengecam Sikap Dunia Internasional Terkait Serangan Anti-Suriah Yang Dilancarkan Israel - newslyfe.com

Ketegangan antara Israel dan Iran terus meningkat usai serangan yang dilakukan IDF (pasukan Israel) terhadap infrastruktur yang diduga milik Iran di Suriah. Serangan ini bermula usai Dataran Tinggi Golan lebih dulu menjadi sasaran serangan yang datang dari wilayah Suriah.

Pada hari Jumat kemarin, juru bicara Menteri Luar Negeri Iran Bahram Qasemi mengecam sikap dunia internasional terkait serangan anti-Suriah yang dilancarkan Israel.

Menurutnya, Damaskus memiliki hak untuk mempertahankan diri.

“Iran mengecam keras serangan Israel terhadap Suriah. Diamnya dunia internasional justru mendorong Israel untuk terus melancarkan serangan. Padahal, Suriah berhak untuk mempertahankan negaranya,” ujar Qasemi seperti yang dikutip oleh TV negara Iran.

Lonjakan ketegangan baru antara Israel dan Iran terjadi usai Pasukan Udara Israel menyerang puluhan bangunan yang diduga milik Iran di Suriah.

Serangan ini diklaim sebagai balasan serangan terhadap 20 roket yang sebelumnya diduga dilancarkan pasukan Iran ke kedudukan Israel.

Selain itu, menurut Tel Aviv pesawat jet Israel juga menyerang deretan pesawat Suriah yang terus menembaki mereka dalam pertarungan malam itu.

Ikut mengomentari serangan tersebut, Menteri Pertahanan Rusia mengatakan totalnya ada 28 pesawat jet Israel yang terlibat dalam operasi tersebut.

Tak hanya itu, lebih dari 60 rudal diluncurkan, di mana setengah dari jumlahnya berhasil dilumpuhkan sistem pertahanan udara Suriah.

Sedangkan pada hari Kamis, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membenarkan serangan yang dilancarkan pihak Israel terhadap Iran.

Menurut Netanyahu, Iran telah “melampaui red line”, dengan lebih dulu menyerang Israel.

Di waktu yang sama, Abolfazi Hassan Beigi, anggota parlemen Iran komisi keamanan dan kebijakan luar negeri mengatakan pada kantor berita Sputnik bahwa Iran tak memiliki fasilitas militer apapun di Suriah. Terlebih lagi, menurutnya Iran sama sekali tak terlibat dalam serangan hari Rabu terhadap kedudukan Israel.

Di sisi lain, Uni Eropa di mana ada Jerman dan Inggris di dalamnya telah memperingatkan bahwa ketegangan antar kedua negara akan semakin meningkat usai serangannya.

Perlu diketahui hubungan antara Israel dan Iran akhir-akhir ini semakin menegang. Pemicunya adalah program nuklir Iran dan dukungan yang diberikannya pada pemerintah Suriah selama periode perang sipil.

Menanggapi hal ini, pihak resmi Israel telah mengatakan bahwa Israel tak akan membiarkan Iran merubah Suriah menjadi pangkalan militernya.

Sumber: Sputnik

Tinggalkan komentar