Masyarakat

Seorang Wanita Mengalami Kejadian Mati Suri Dan Mengaku Mengunjungi Neraka

Seorang Wanita Mengalami Kejadian Mati Suri Dan Mengaku Mengunjungi Neraka - newslyfe.com

Beberapa orang yang pernah mengalami fenomena ‘mati suri’ biasanya menceritakan pengalamannya secara rinci. Mereka berharap cerita yang dibagikannya tersebut mampu menjawab pertanyaan paling kontroversial di dunia “Apa yang terjadi setelah kita mati.”

Seorang wanita asal Inggris yakin kalau dirinya telah mengunjungi Neraka, usai mengalami kejang otak. Dirinya mengatakan pengalaman yang pernah dirasakannya itu “sangat mengerikan”, hingga pada akhirnya tim paramedis berhasil menyelamatkan nyawanya.

Dirinya menceritakan “Saya tiba-tiba jatuh ke sebuah lobang yang ukurannya hanya sedikit lebih besar dari badan saya.”

“Saat saya jatuh, saya berusaha menggapai benda apapun yang ada di dinding dalam lobang.” Tambah sang wanita yang menyebut namanya Audra, dalam NDERF, sebuah situs yang berisi kumpulan kisah menjelang kematian berbagai macam orang.

Menurutnya “bau di dalamnya seperti aspal”. Dirinya juga mengaku tak bisa melihat apapun, namun merasakan ada benda seperti debu dan batu yang berterbangan di dalam lobang itu.

“Saya tak bisa bernafas dan saya mulai berteriak, ‘Tolong! Saya tak bisa bernafas!’

“Namun anehnya, semakin saya berteriak, semakin cepat saya jatuh di dalam lobang tersebut,” tambahnya.

Meskipun banyak orang yang coba meyakinkan Audra kalau pengalaman tersebut hanyalah permainan pikirannya, dia bersikeras kalau pengalaman tersebut nyata.

“Saya sangat yakin kalau pengalaman tersebut benar-benar terjadi,” ungkapnya.

Audra mengatakan dirinya percaya kalau pengalaman tersebut terjadi bukan disebabkan oleh pikiran negatifnya, lagi pula dia tak mempercayai kalu pengalaman itu hanya sebatas pikiran buruknya saja.

Kendati demikian, para ahli menyatakan ada penjelasan ilmiah mengenai kejadian luar biasa semacam itu.

Mereka beranggapan hal semacam itu biasa dialami oleh mereka yang berhasil hidup kembali usai secara medis dinyatakan meninggal.

Dr. Sam Paria, direktur penelitian perawatan pasien kritis dan kasus resusitasi dari NYU Langone School of Medicine di New York mengatakan “Beberapa pasien yang pernah mengalami fenomena ini menjelaskan dirinya merasakan sensasi hangat serta melihat adanya cahaya terang yang menyambutnya.”

Kemudian, secara lebih rinci para pasien menjelaskan pengalaman ketika ruh mereka keluar dari tubuhnya hingga mereka bisa menyaksikan sanak keluarga, para dokter serta suster yang sedang berusaha menyelamatkan hidup mereka.

Sang dokter menambahkan “Meskipun secara medis mereka dianggap telah meninggal dunia, ternyata menurut pengakuan para pasien, mereka masih bisa mendengar percakapan yang terjadi di sekelilingnya.

Sumber: Sputnik

Tinggalkan komentar