Masyarakat

Ini Dia 3 Kunci Hidup Bahagia Masyarakat Di Negara Maju

Ini Dia 3 Kunci Hidup Bahagia Masyarakat Di Negara Maju - newslyfe.com

Menurut sebuah jajak pendapat yang diadakan di seluruh negeri, lebih dari 80 persen warga Rusia merasa diri mereka bahagia. Ketika ditanya apa yang membuat mereka bahagia, mereka mengatakan keluarga yang dicinta, anak-anak dan pekerjaan yang mapan adalah faktor kunci kebahagiaan mereka.

Menurut hasil survey yang dirilis oleh pusat penelitian opini publik milik negara pada hari Kamis, 83 persen warga Rusia merasa diri mereka bahagia.

Bahkan, persentasenya semakin meningkat di antara masyarakat yang memiliki pendapatan lebih besar (96 persen).

Sebanyak 87 persen masyarakat yang mengikuti jajak pendapat dengan rentang usia antara 18 sampai 24 tahun, menganggap diri mereka merasa bahagia.

Kendati demikian, hasil survey tahun 2018 ini dirasa sedikit menurun dibanding hasil tahun 2017, di mana persentase warga Rusia yang merasa bahagia mencapai 84 persen.

Lebih lanjut, ketika para peneliti menanyakan mereka yang berbahagia kunci kebahagiaannya, sebanyak 30 persen mengatakan keluarga sebagai alasannya, 16 persen mengatakan kesehatan, 14 persen menganggap pekerjaan mapan lah kunci kebahagiaan mereka dan 13 persen menganggap anak-anak adalah faktor kebahagiaan mereka.

Sedangkan sebanyak tujuh persen warga Rusia yang mengaku tak bahagian, menganggap urusan materi menjadi penyebab utamanya.

“Faktor kebahagiaan utama warga Rusia adalah kesehatan dan keluarga. Cukup masuk akal, dikarenakan masyarakat Rusia saat ini tak lagi sering mabuk-mabukan dan merokok, bahkan mereka mengurangi kebiasaan menonton tv,” ujar Oleg Chernozub, Direktur Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Rusia, mengutarakan pendapatnya pada kantor berita RBC.

Chernozub mengatakan masyarakat Rusia sekarang lebih sering menghabiskan waktu bersama anak-anaknya di taman ataupun stadion. Mereka juga lebih suka membaca buku atau menghadiri konser.

Jajak pendapat lainnya juga diadakan oleh layanan sosiologis independen Rusia, Levada, pada pertengahan April lalu.

Hasilnya, sebanyak 86 persen warga Rusia enggan turun ke jalan untuk menggelar demo. Sementara 75 persen responden mengatakan mereka tak ingin masyarakat lainnya turun ke jalan untuk menggelar demonstrasi.

Hanya delapan persen dari warga Rusia yang mengatakan pada para peneliti bahwa mereka merasa tidak puas, tidak bahagia dan siap untuk menggelar proters di jalanan.

Sumber: RT

Tinggalkan komentar