Film

Viral! Inilah Iklan Ramadan Yang Menampilkan Trump, Putin & Kim

Viral! Inilah Iklan Ramadan Yang Menampilkan Trump, Putin & Kim - newslyfe.com

Sebuah iklan produksi operator ponsel asal Kuwait, Zain, yang menampilkan seorang bocah laki-laki Muslim meminta bantuan para pemimpin dunia untuk mengatasai krisis di dunia Arab menjadi viral!

Menariknya, dalam iklan ini juga disebutkan bahwa Yerusalem adalah ibu kota negara Palestina.

Dalam iklan yang dirilis tanggal 17 Mei lalu, nampak seorang bocah laki-laki menemui beberapa orang yang mirip dengan tokoh Donald Trump, Vladimir Putin, Kim Jong Un, Angela Merkel, Justin Trudeau dan SekJen PBB Antonio Guterres.

Di depan sosok Trump, sang bocah mengucapkan selamat Ramadan padanya dan meminta Trump untuk berbuka puasa bersama dengannya.

Uniknya terselip kata-kata sindiran yang diucapkan bocah tersebut, “Jika Anda bisa menemukan rumah saya di bawah reruntuhan.”

Selanjutnya, sang bocah menemui Presiden Rusia Vladimir Putin, menggenggam tangannya dan bercerita mengenai kematian anggota keluarganya akibat perang.

Kemudian, bocah ini menemui Kanselir Jerman Angela Merkel dan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau di sebuah pantai dimana para pengungsi terlihat di tengah laut dan sedang berusaha menepi ke pantai.

Di suasana berbeda, dalam iklan nampak Sekjen PBB Antonio Guterres sedang menyelamatkan para pengungsi Rohingya.

Tak berhenti sampai di situ, tiba-tiba pemimpin Korea Utara Kim Jong Un muncul dengan raut wajah yang sedih. Dirinya lantas berdiri di kamar tidur sang bocah yang telah hancur terkena bom.

Setelah itu nampak sang bocah membebaskan seorang gadis muda yang mengenakan syal bendera Palestina dari balik jeruji besi tahanan.

Gadis ini sangat mirip dengan Ahed Tamimi versi mudanya, seorang remaja Palestina yang dipenjarakan usai menendang dan menampar tentara Israel di desanya Nabi Saleh yang terletak di Tepi Barat pada tahun lalu.

Iklan ini ditutup dengan kalimat berulang: “Kami akan berbuka puasa di Yerusalem, ibu kota Palestina.”

Selanjutnya, nampak sang bocah memimpin para pemimpin Arab menuju Dome of the Rock yang berlokasi di Yerusalem.

Dome of the Rock sendiri merupakan situs suci umat Muslim yang terletak di kota Yerusalem yang terus diperebutkan.

Rakyat Palestina tak henti-hentinya mengklaim Yerusalem sebagai ibu kota negaranya. Sedangkan Israel dalam hukumnya mengklaim bahwa seluruh wilayah Yerusalem merupakan ibu kota negaranya.

Perlu diketahui, Yerusalem sendiri sejak munculnya gerakan gencatan senjata di tahun 1949, wilayahnya terbagi menjadi dua bagian.

Namun, wilayah timur Yerusalem, meliputi Kota Tuanya dirampas Israel untuk menjadi bagian dari ibu kotanya usai Perang Enam-Hari yang terjadi di tahun 1967.

Sumber: RT

Tinggalkan komentar