Ekonomi

Starbucks Digugat Kedai Kopi Lainnya Karna Dianggap Memonopoli Pasar

Starbucks Digugat Kedai Kopi Lainnya Karna Dianggap Memonopoli Pasar - newslyfe.com

Kedai kopi baru asal China, Luckin Coffee, telah menuduh Starbucks memonopoli pasar minuman sejenis di China. Pihak Luckin Coffee mengatakan, kedai kopi asal AS ini terus menyudutkan kedai kopi lainnya sekaligus menekan pihak pemasok dalam industri ini.

Dalam sebuah surat terbuka yang ditujukan untuk Starbucks, kedai kopi lokal ini menekankan bahwa Starbucks telah menandatangani kontrak eksklusif dengan banyak pemilik bisnis porperti di China.

Luckin Coffee kemudian membeberkan bahwa banyak pemasok kedai kopinya diminta untuk berhenti menyediakan produk yang dibutuhkan Luckin Coffee.

Praktek semacam ini lah yang memberikan dampak negatif dalam operasi harian kedai kopi Luckin Cofee. Tak hanya itu, tindakan main belakang ini juga mencederai kompetisi sehat antar bisnis kedai kopi, ujar Wakil Presiden Luckin Coffee, Guo Jinyi seperti yang dikutip oleh kantor berita China Daily.

Guo Jinyi tak memberikan rincian lebih lanjut, namun dirinya mengatakan saat ini Luckin Coffee sedang mempersiapkan gugatan terhadap Starbucks.

Menanggapi seluruh pernyataan yang dilayangkan pihak Luckin Coffee, Starbucks menjawab pihaknya tak mau berpartisipasi dalam “mempromosikan” merek kedai kopi lainnya.

Starbucks menambahkan: “Kami menyambut baik persaingan yang ada di industri ini.”

Sejak meluncurkan merek kopinya sekitar empat bulan yang lalu, Luckin Coffee telah membuka 400 gerai kopi di 13 kota yang tersebar di penjuru China. Sampai saat ini, sebanyak 1,3 juta pelanggan berhasil dilayani kedai kopi ini dengan jumlah kopi yang terjual mencapai 5 juta cangkir.

Kedai kopi ini menargetkan para generasi muda di China sebagai konsumennya, dengan menawarkan harga kopi yang lebih terjangkau namun tetap mengedepankan cita rasanya.

Sebagai informasi, Starbucks sendiri memasuki pasaran China tahun 1999, dan sejak saat itu gerai kopi ini terus berkembang dengan pesat di seluruh penjuru China.

Saat ini, Starbucks merupakan perusahaan kopi nomer satu di pasaran China dengan gerai sebanyak 3200 buah yang tersebar di 139 kota. Perusahaan ini  memiliki karyawan sebanyak 40.000 orang dan melayani enam juta pelanggan setiap minggunya.

Perlu diketahui bahwa Starbucks memiliki 58,6 persen saham di pasaran China, diikuti oleh McCafe sebanyak 6,1 persen dan Costa Coffee sebanyak 3,8 persen.

Pada tahun lalu, menurut Euromonitor International, pasaran kedai kopi di China sendiri mencapai angka $4,72 miliar.

Sumber: RT

 

Tinggalkan komentar