Dunia

Misteri Hilangnya Pesawat MH370 Mulai Terungkap, Pembunuhan atau Bunuh Diri?

Misteri Hilangnya Pesawat MH370 Mulai Terungkap, Pembunuhan atau Bunuh Diri? - newslyfe.com

Sekelompok ahli penerbangan internasional telah menyimpulkan bahwa hilangnya pesawat Malaysia MH370 secara misterius pada tahun 2014 lalu, merupakan bagian dari aksi bunuh diri yang sengaja dilakukan oleh sang pilot.

Menurut mereka, sang pilot sengaja menjatuhkan pesawat tersebut ke Samudera Hindia untuk melancarkan aksi bunuh dirinya.

Sejak awal pencarian hingga kini, bangkai pesawat naas Malaysia MH370 tersebut tak kunjung ditemukan. Padahal, banyak pihak ikut membantu menjelajahi wilayah pencarian di sebelah selatan Samuderan Hindia seluas 8.200 kilometer.

Bahkan pada awal bulan Januari, pemerintah Malaysia juga telah meminta bantuan perusahaan asal Texas, Ocean Infinity untuk memaksimalkan pencarian. Namun sayangnya, hasil pencarian masih nihil.

Sejauh ini, satu-satunya bukti dari pesawat Boeing 777 ini adalah puing-puing pesawat yang berhasil dikumpulkan dari berbagai pulau di wilayah Samudera Hindia dan di pantai timur Afrika.

Dari berbagai puing ini, setidaknya tiga bagian dikonfirmasi sebagai bagian dari pesawat yang hilang.

Namun, penemuan ini tak menghentikan spekulasi mengenai penyebab hilangnya pesawat ini atau apa yang dipikirkan sang pilot di hari naas itu.

Dalam salah satu episode acara “60 Minutes Australia” yang tayang hari Minggu, para ahli penerbangan menuduh sang pilot, Zaharie Ahmad Shah yang berusia 53 tahun, dengan sengaja membunuh penumpangnya sebanyak 239 orang beserta dirinya.

“Shah melakukan tindak bunuh diri. Sayangnya, dia sengaja melibatkan seluruh penumpang pesawat,” ujar penyelidik senior sekaligus anggota Dewan Keselamatan Transportasi Kanada, Larry Vance, dalam acara tersebut.

Vance menambahkan, dirinya yakin kalau Shah meminta para penumpang dan awak pesawat memakai masker oksigen sebelum sistem pesawat sengaja dimatikan. Dengan begitu mereka semua akan pingsan.

“Tak ada alasan yang bisa menyangkal dugaan sang pilot tak sengaja mematikan sistem pesawatnya untuk membuat seluruh penumpangnya tak sadarkan diri,” ujar Vance.

Seorang pilot sekaligus intruktur pesawat Boeing 777 Simon Hardy, yang merekonstruksi rencana penerbangan mengklaim jika Shah sengaja terbang di perbatasan wilayah Malaysia dan Thailand agar tak terlacak radar militer.

“Pesawat ini terbang melintasi wilayah Thailand dan Malaysia, keluar masuk garis perbatasan kedua negara, tepatnya wilayah hukum kedua negara,” ujar Harvey dalam acara tersebut.

“Jadi pengawas penerbangan di kedua negara tak ambil pusing dengan keberadaan pesawat misterius ini. Mereka hanya akan berpikiran seperti ‘Oh, pesawatnya telah hilang dan tak lagi di wilayah udara kita.” Harvey mengatakan.

Kemudian dirinya menambahkan, “Jika Anda memerintahkan saya untuk melancarkan operasi serupa dengan tujuan untuk menghilangkan keberadaan pesawat, maka saya akan melakukan hal yang sama”.

Menurut Harvey, penerbangan semacam ini sudah direncanakan dengan matang karena sang pilot tahu pihak militer tak akan datang menghampiri untuk kemudian menangkap pesawatnya.

Selain itu, Harvey juga mengatakan kalau pesawat naas tersebut lantas meninggalkan jalur terbangnya dan kemudian mengambil tikungan tajam untuk berada di wilayah udara kota Penang, Malaysia.

Hal ini dianggap Harvey sebagai keinginan terakhir sang pilot untuk melihat kampung halamannya.

“Telah lama saya memikirkan mengapa hal ini bisa terjadi, alasan teknik seperti apa yang mendasari pengambilan tindakan ini?” tanyanya.

“Dan setelah dua sampai tiga bulan dihantui pertanyaan ini, akhirnya saya menemukan jawabannya. Seseorang menengok ke luar jendela.”

Sumber: Sputnik

Tinggalkan komentar